Perselisihan Ulama Terkait Basmalah Wajib Dibaca Dalam Shalat atau Tidak

Pertanyaan;

Apakah basmalah wajib dibaca dalam shalat atau tidak?

Jawaban;

Sudah menjadi perdebatan yang sangat panjang dan mungkin perdebatan ini tidak akan pernah ada ujungnya, sebab masing-masing memiliki dalil kuat yang juga sulit untuk dipatahkan oleh dalil lainnya. Para ulama telah berselisih pandang dalam masalah ini, sebagian menganggap bahwa Bismillah termasuk bagian yang sempurna dari surat Al-Fatihah, sedangkan yang lainnya menganggap bahwa Bismillah bukan termasuk surat Al-Fatihah.

Konsekwensi dari perbedaan pandangan ini tentunya akan berdampak juga perkara-perkara lainnya, seperti sebagian ulama akan mewajibkan membaca basmalah saat shalat dan sebagian tidak mewajibkan. Sebagian mengatakan membaca dalam shalat dengan suara pelan dan sebagian dengan suara keras. Berikut pembahasan perselisihan tersebut;

Semua sepakah bahwa surat Al-Fatihah wajib dibaca saat shalat, sebab membaca Al Fatihah merupakan rukun shalat.

لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ

“tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Faatihatul Kitaab.” (Hadits Riwayat Bukhari Nomor 756 dan Muslim Nomor 394)

Bila surat Al-Fatihah sudah disepakati menjadi bagian rukun sah shalat, namun terdapat tiga pendapat ulama mengenai apakah basmalah harus dibaca saat shalat atau tidak;

Pertama, Madzhab Syafi’i mewajibkan membaca basmalah satu paket dengan surat Al-Fatihah. Sebab madzhab ini meyakini bahwa basmalah merupakan satu paket dari surat Al-Fatihah. Karena basmalah merupakan ayat bagian dari surat Al-Fatihah, jadi shalat seseorang menjadi tidak sah manakala basmalah tidak dibaca,karena dianggap adanya kekurangan dalam membaca Al-Fatihah.

Kedua, Mazhab Maliki memakruhkan membaca basmalah saat shalat, sebab mereka berpendapat bahwa basmalah bukan bagian dari surat Al-Fatihah. Mereka berdalil dengan hadits Anas bin Malik

مِعْتُ قتادةَ يُحَدِّثُ عن أنسٍ قال : صلَّيْتُ مع رسولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وأبي بكرٍ ، وعمرَ ، وعثمانَ ، فلم أَسْمَعْ أحدًا منهم يقرأُ بسمِ اللهِ الرحمنِ الرحيمِ

“aku shalat bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, Abu Bakar, Umar dan Utsman dan aku tidak mendengar mereka membaca bismillahir rahmanir rahim.” (Hadits Riwayat Muslim Nomor 399)

Ketiga, Madzhab Hambali dan Hanafi berpendapat bahwa membaca bismillah saat shalat hukumnya sunnah, sebab membaca basmalah kedudukannya sama dengan semua ayat di mana bacaan Al-Qur’an merupakan yang diperkenankan untuk dibaca saat shalat.

Baca juga; Hukum Membaca Bismillah dalam Shalat

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke