Doa Saat Lamaran atau Pertunangan

Lamaran adalah prosesi untuk menjalin hubungan sebelum pernikahan yang hukumnya sunnah, dengan tujuan untuk menunjukkan kesungguhan dari pihak laki-laki dan sekaligus sebagai penanda agar tidak lagi pihak perempuan menerima laki-laki lain. Agar dalam perjalanan menuju jenjang pernikahan tidak ada hambatan dan halangan, maka semua pihak yang terkait sudah selayaknya saat acara lamaran tersebut mendoakan kedua calon mempelai. Salah satu rangkaian do’a yang biasa dipakai adalah sebagai berikut;

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًايُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ

يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغىْ لِجَلاَلِ وِجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِك

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ

اِلْحَمْدُ لِلَّهِ, وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِمَا وَبَارِكْ عَلَيْهِمَا وَبَارِكْ لَهُمَا فِيْ شِبْلِهِمَا. جِئْتُكُمْ رَاغِبًا فِى فَتَاتِكُمْ فُلَانَةَ …. بِنْتِ فُلَانٍ …. لِخِطْبَةٍ لَهَا فَاجْعَلْ هَذِهِ الْخِطْبَةَ يَا اَللهُ خِطْبَةً نَافِعَةً مُبَارَكَةً مُصْلِحَةً دَائِمَةً اَبَدًا ظَاهِرًا وَبَاطِنًا اَوَّلًا وَ اَاَخِرًا بَرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ (البقرة :127)

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَآ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ (البقرة :128)

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (البقرة :201)

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ. وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (As-Saffat: 180-182)

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillahirabbil’alamin, Hamdan yuwaafii ni’amahu wa yukaffii maziidah, yaa rabbaanaa lakal hamdu kamaa yambaghii lijalaali waj hika wa’azhiimi sulthanaik.

Allahumma shallii wa sallim ‘ala saidinaa Muhammadin wa’alaa alii saidiinaa Muhammadin.

Allahumma Baarik Fiihimaa wa Baarik ‘Alaihima Wa Baarik Lahuma Fii Syiblihimaa. Jiktukum Raaghiban Fii Fatatikum Fulaanatan …. Binti Fulan … Likhitbatin Laha Faj’al Hadzihil Khitbata Yaa Allah Khitbatan Naafi’atan Mubaarakatan Muslihatan Daaiman Abadan Dzhairan Wa Batinan Awwalan Wa Akhiran Birahmatika Yaa Arhamar Raahimiin.

Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samiy’ul ‘aliym.

Rabbanaa waj’alnaa muslimaynil laka wa min dzurriyatinaa ummatan muslimatal laka wa arinaa manaasikanaa wa tub’alaynaa innaka antat tauwaabur rahiym.

Rabbanaa aatinaa fid duniya hasanah wa fil aakhirati hasanah waqinaa adzaaban naar

Subhaana Rabbika Rabbi ‘Izzati ‘Amma Yashifuun Wa Salaamun ‘Alal Mursaliin Walhamdulillahi Rabbil ‘Alamin.

Artinya;

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Pujian yang mencakup segala nikmat-Nya dan meliputi segala kelebihan-Nya. Ya Tuhan kami, segala puji hanya bagi-Mu, sesuai dengan keagungan wajah-Mu, dan kebesaran kekuasaan-Mu.

Ya Allah sampaikanlah shalawat dan salam kami kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarganya.

“Ya Allah, berkatilah (apa yang di miliki) keduanya, jauhkanlah (apa yang dikhawatirkan) keduanya, dan berkatilah dalam keturunan keduanya (nanti).” Aku dapat pada kalian karena berharap akan meminang puterimu (…. si fulan / disebut nama perempuan yang hendak dipinang) atau meminang puteri muliamu (…. si fulan / disebut nama perempuan yang hendak dipinang). Ya Allah jadikan pertunangan ini menjadi pertunangan yang mendatangkan kemanfaatan, pertunangan yang diberkati, pertunangan yang mendatangkan kebaikan untuk selama-lamanya baik dhahir maupun batin, dari awal hingga akhir berkat rahmatmu Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Wahai Rabb kami terimalah (amal ibadah) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS 2:127)

Wahai Rabb kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada Engkau dan anak cucu kami ummat yang berserah diri kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami tata cara ibadah haji kami dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang (QS 2:128)

Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa api neraka (QS 2:201)

Mahasuci Tuhan pemelihara kamu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Dan salam (dilimpahkan) atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.”

 

Dihimpun oleh; KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke