Tokoh Ulama Madzhab Syafi’i

Madzhab Syafi’i (Syafi’iyah) adalah madzhab fiqih yang paling banyak dianut oleh umat Islam Indonesia, Malaysia, Thailand Selatan, Brunei, Somalia, Yaman, sebagian Pakistan, Mesir dan India.

Menurut Syah Waliullah Dahlawi, seorang ulama India terkenal yang bermadzhab Hanafi, Madzhab Syafi’i dikenal memiliki ulama-ulama yang sangat populer dalam sejarah dalam segala bidang. Salah satu sebabnya adalah karena Imam Syafi’i sebagai pendiri madzhbah menekankan pentingnya hadits muttashil (bersambung sanadnya dari periwayat pertama sampai akhir) dan mengenyampingkan hadits mursal (terputus sanadnya). Prinsip ini banyak menarik simpati kalangan ulama untuk menjadi pengikut madzhab Syafi’i terutama ulama ahli hadits.

Sosok Imam Syafi’i tidak hanya dianggap sebagai pendiri madzhab Syafi’i tapi juga dianggap sebagai pendiri bidang studi fiqih itu sendiri. Karena dialah yang pertama kali menyusunu metodologi pengambilan hukum yang disebut ilmu ushul fiqih dalam kitabnya yang berjudul Ar-Risalah.

Ulama Syafi’i Generasi Pertama Dan Murid Imam Syafi’i

Rabi’ bin Sulaiman Al-Jaizi, Rabi’ bin Sulaiman Al-Muradi, Al-Buwaiti, Al-Muzani, Al-Qadhi Husain.

Rabi’ bin Sulaiman bin Abdul Jabbar bin Kamil Al-Muradi, Ia adalah teman Imam Syafi’i dan perawi kitab-kitab induk Imam Syafi’i. Lahir tahun 174 hijriah dan berkhidmah pada Imam Syafi’i.

Rabi’i menjadi masyhur dalam kitab-kitab biografi bahwa ia adalah teman Imam Syafi’i sekaligus pembantunya dan periwayat kitab-kitabnya yang baru. Abu Ishaq berkata: Rabi’ adalah orang yang meriwayatkan kitab-kitab Imam Syafi’i. Imam Syafi’i berkata tentang dia: Rabi’i adalah temanku yang paling banyak hafal. Banyak orang datang menemuinya untuk menimba ilmu Imam Syafi’i dan meriwayatkan kitab-kitabnya

Imam Yusuf bin Yahya Al-Buwaiti

Ia berasal dari desa Buwait adalah teman Imam Syafi’i sekaligus muridnya. Berapa dari karya Al-Buwaiti adalah Kitab Al-Mukhtashar yang merupakan ringkasan dari pelajaran yang diberikan Imam Syafi’i. Buwaiti ditahan di Baghdad karena berpendapat bahwa Quran adalah kalam ilahi, bukan makhluk dan meninggal di penjara tahun 231 hijrah. Kitab lainnya adalah Mukhtashar Al-Buwaiti di mana dia meriwayatkan dari Imam Syafi’i dari ilmu dan perkataan Syafi’i.

Al-Muzani

Nama lengkapnya adalah Abu Ibrahim Ismail bin Yahya bin Ismail bin Amr bin Ishaq bin Muslim bin Nahdalah bin Abdullah Al-Mashri. Al-Muzani adalah seorang yang zuhud, alim, mujtahid, pemikir, pendebat dan menguasai pada detail. Kitab karyanya antara lain Al-Jamik Al-Kabir, Al-Jamik As-Shaghir, Al-Mukhtashar, Al-Munawwir, Al-Masail Al-Muktabarah, At-Targhib fil Ilm, Kitab Al-Witsaq, Syarh Al-Sunnah lil Muzani.

Al-Muzani wafat pada hari Kamis akhir bulan Rabiul Awal tahun 264 hijrah dalam usia 87 tahun.

Ulama Syafi’i Generasi Kedua Setelah Wafatnya Iimam Syafi’i

Al-Baihaqi, Abu Ishaq As-Syairazi, An-Nawawi, 2 Ramli, Al-Bujairami, Al-Khatib Asy-Syarbini, Ar-Rafi’i, Al-Ghazali, Al-Juwaini Imam Al-Haramain, As-Subki, Ibnu Hajar Al-Haitami, Ibnu Hajar Al-Asqalani, As-Suyuti.

Kitab Fiqih Berpengaruh Madzhab Syafi’i

Al-Umm karya Imam Syafi’i

Al-Risalah (Ushul Fiqh) oleh Imam Syafi’i

Minhajut Talibin oleh Imam Nawawi

Raudhah at-Talibin wa Umdatul Muftin oleh Imam Nawawi

Al-Majmuk oleh Imam Nawawi

Matan Taqrib oleh Abu Syujak

Al-Iqna’ oleh Muhammad Al Sharbini Al Khatib

Tuhfatul Muhtaj bi Syarhil Minhaj oleh Ibnu Hajar Al-Haithami

Mughni al-Muhtaj ila Makrifati Ma’ani Alfadzil Minhaj oleh Al-Khatib As-Syarbini

Al-Wasit oleh Imam Ghazali

Manhaj at-Tullab oleh Zakaria Al-Anshari Abu Yahya

Al-Hawi al-Kabir oleh Al-Mawardi

Kifayatul Akhyar oleh Taqiuddin Abu Bakr bin Muhammad Al-Husaini Al-Hishni

Mukhtashar al-Muzani oleh Al-Muzani

At-Tahdzib, Al-Fatawa oleh Imam Al-Baghawi

As-Syarhul Kabir (Fathul Aziz) oleh Imam Rafi’i

Al-Muqaddimah Al-Hadramiyah oleh Abdullah Bafadhal Al-Hadrami

Al-Manhajul Qawim Syarh Masa’il at-Taklim (Syarh Al-Muqaddimah Al-Hadramiyah) oleh Ibnu Hajar Al-Haitami.

Umdatul Masalik wa Iddatun Nasik oleh Abu Syihab Al-Mishri

Ulama Berpengaruh Madzhab Syafi’i

Daftar ulama berpengaruh madzhab Syafi’i berdasarkan tahun lahir atau wafatnya dalam berbagai bidang keilmuan. Tahun lahir/wafat berdasar tahun hijriah

Imam Syafi’i (150 — 204 H)

Imam an-Nisai’ (wafat 203 H.)

Imam Bukhari (lahir. 194A.H.- w.256 H.)

Imam Muslim (lahir.202A.H-w.261 H.)

Abu Ibrahim al-Muzani (lahir.175 A.H – wafat.264 H)

Abu Dawud (l.275 H.)

Ibn Majah (l.273 H.)

Imam at-Tirmidhi (l.279A.H.)

Ibn Jarir at-Tabari (l. 224 A.H.- w.310 H.)

Ibn Hibban (l.354 H.)

Imam al-Hakim (l.405 H.)

Imam Baihaqi (l.384A.H.- w.458 H.)

Al-Khatib al-Baghdadi (l.392 H.-w.463 H.)

Imam Juwaini Imam al-Haramain (w.478 H.)

Imam Ghazali (l.450 – w.505 H.)

Imam Rafi’i (l. 557 H)

Ibn Asakir (l.571 H.)

Imam an-Nawawi (w.631 H.)

Al-’Izz ibn ‘Abdu’s-Salam (w.660 H.)

Ibn Daqiqul ‘Eid (w.702 H.)

Imam Dhahabi (l.673 -w.748 H)

Ibn Kathir (l.701 -w.774 H.)

Imam as-Subki (l.728 – w.771 H.)

Ibn Nuhas (w.814 H.)

Ibn Hajr al-Asqalani (l.773 -w.852 H.)

Ibn Hajar al-Haythami (l.909 H.-w.874 H)

As-Sakhawi (l.831 -w. 903 H.)

As-Suyuti (l.849 -w.911 H.)

Ulama Ssyafi’i Bidang Fiqih

Fiqh adalah bidang studi terpenting dalam madzhab. Karena istila madzhab empat itu sendiri identik dengan madzhab fiqih. Ulama paling berpengaruh dalam bidang fiqih Syafi’i berdasarkan karya kitab fiqih dan senioritas mereka adalab sbb:

Muhyiddin Yahya bin Syaraf An-Nawawi (Imam Nawawi)

Abdul Karim bin Muhammad bin Abdul Karim bin Al-Fadhl bin Al-Hasan Al-Qazwini (Imam Abul Qasim Ar-Rafi’i)

Jalaluddin Abdurrohman bin Abi Bakr As-Suyuti

Ibnu Hajar Al-Asqalani

Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali (Imam Ghazali)

Jamaluddin Al-Asnawi

Abu Muhammad Abdullah bin Yusuf Al-Juwaini (Imam Haramain Abul Ma’ali Al-Juwaini)

Ibnu Hajar Al-Haitami

Syihabuddin Al-Ramli

Ulama Fiqih Qaul Qadim

Qaul qadim (pendapat lama) adalah pendapat hukum Syafi’i selama di Baghdad, Iraq

Muhammad Al-Za’farani

Al-Husain Al-Karabisi

Ibrahim Abu Tsaur

Ulama Fiqih Qaul Jadid

Qaul jadid (pendapat baru) adalah pendapat hukum Syafi’i selama di Kairo, Mesir.

Yusuf Al-Buwaiti

Ismail bin Yahya Al-Muzani

Al-Rabi’ bin Sulaiman Al-Muradi

Bidang Hadits

Al-Bayhaqi

Hakim al-Nishaburi

al-Tabarani

Ibn Khuzaymah

Ibn al-Salah

Yusuf ibn Abd al-Rahman al-Mizzi

Dhahabi

Ibn Hajar al-Asqalani

Al-Sakhawi

Al-Khatib al-Baghdadi,

Abd al-Rahim ibn al-Husain al-‘Iraqi

Al-Qastallani

Ulama Madzhab Syafi’i Bidang Tafsir

Ibn Kathir

Al-Baghawi

Baidawi

Ahmad ibn Muhammad al-Tha’labi

Bidang Sufisme (Tasawuf)

Harith al-Muhasibi

Junayd al-Baghdadi

Ibn Khafif

Abd al-Karīm ibn Hawāzin Qushayri

Abu Talib al-Makki

Imam al-Haddad

Ahmad Ghazali

Ayn al-Quzat Hamadani

Abu al-Najib Suhrawardi

Shahab al-Din Suhrawardi

Yusuf Hamdani

Ahmed ar-Rifa’i

Shams Tabrizi

Safi-ad-din Ardabili Is’haq Ardabili

Kamal Khujandi

Yusuf an-Nabhani

Mir Sayyed Ali Hamadani

Bidang Aqidah

Abu al-Hasan al-Ash’ari

Bidang Sejarah

Ali ibn al-Athir

Ibn ‘Asakir

Ibn Khallikan

Negarawan

Saladin

Nizam al-Mulk

Bidang Bahasa

Raghib Isfahani

Fairuzabadi

Ulama Syafi’i Kontemporer

Wahbah Zuhayli – Damaskus, Suriah

Muhammad Sa’id Ramadan al-Buti – Damaskus, Suriah

Ali Gomaa (Jumah) – Grand Mufti of Egypt.

Habib Umar bin Hafiz – Yaman

Afifi al-Akiti – Dosen Universitas Oxford

Taha Karan – Afrika Selatan. Dijuluki Syafi’i kecil.

Nuh Ha Mim Keller

Mohammad Salim Al-Awa – Mesir.

Ahmed Kuftaro – Suriah

Al-Khoirot

Bagikan Artikel Ini Ke