Mengharap Pahala dan Ampunan dengan Berpuasa

Seseorang yang menjalankan ibadah puasa dengan baik, yaitu dengan didasari ilmu dan keimanan untuk mendapat pahala dari Allah, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dari Abu Hurairah, ia berkata,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (Hadits Bukhari Nomor 37 dan Hadits Muslim Nomor 1268) Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Berpuasa dengan didasari iman maksudnya berpuasa dengan meyakini akan kewajiban perintah Allah kepada umat Islam untuk berpuasa. Maka dari itu umat islam harus melaksanakannya dengan penuh ketaatan. Dengan mengharap pahala dari-Nya.

Sedangkan yang dimaksud Ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115). Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud Ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.”

Penjelasan hadits di atas,menunjukan cara berpuasa yang benar. Ketika seseorang yang hendak melaksanakan puasa,maka dasarilah puasa itu dengan niat yang ikhlas yang semata-mata hanya karena Allah, niscaya Allah akan membalasnya dengan pahala yang melimpah kepadanya.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dibandingi bulan-bulan yang lainnya, karena pada bulan itu banyak keutamaan-keutamaan yang kita peroleh, dan khusus di bulan inilah kebaikan umat Islam dibalas dengan keberkahan pahala yang berlipat ganda. Mari jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

Salah satu keutamaan pada bulan Ramadhan, Yaitu ketika seseorang berpuasa pada bulan itu dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka segala dosa-dosanya dihapus oleh Allah SWT. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni”. (HR. Bukhari No. 38 dan Muslim no. 760)

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Oleh Ustadz Ahmad Maulana Baidowi, dan telah disempurnaan oleh KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke
  • 183
    Shares