Makmum Disunnahkan Diam Setelah Imam Selesai Membaca Al-Fatihah dalam Shalat

Pertanyaan;

Bolehkan makmum membaca surat-surat dari Al-Qur’an sebagaimana imam yang juga membaca surat-surat dari Al-Qur’an setelah membaca surat Al-Fatihah?

Jawaban;

Makmum membaca surat-surat dari Al-Qur’an sebagaimana imam yang juga membaca surat-surat dari Al-Qur’an setelah membaca surat Al-Fatihah hukumnya makruh. Sebab pernah seorang sahabat melakukan semacam itu ditegor oleh Nabi.

Imam terkadang membaca surat-surat dari Al-Qur’an mengambil bacaan-bacaan yang panjang. Setelah makmum membaca surat Al-Fatihah untuk dirinya sendiri sudah selesai maka makmum berkewajiban untuk mendengarkan dan menyimak bacaan-bacaan dari seorang imam. Diriwayatkan dalam sebuah Hadits berikut,

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al A’raaf [7] :204)

Diriwayatkan dalam sebuah Hadits berikut,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَإِذَا قَرَأَ فَأَنْصِتُو

“Dari Abu Hurairah berkata; Rasulullah Shallallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Imam dijadikan untuk diikuti, apabila ia bertakbir maka bertakbirlah kalian dan jika ia sedang membaca (Al-Fatihah) maka simaklah (diam dan dengarkan).” (Hadits Riwayat Nasa’i Nomor 913, Ahmad Nomor 8534, dan Ibnu Majah Nomor 837)

Sudah jelas beradasarkan hadits di atas, ketika imam membaca surat-surat bagian dari Al-Qur’an dalam shalat jamaah, maka makmum wajib untuk mendengarkan. Dengan alasan imam diangkat untuk diikuti, dan Al-Qur’an dibacakan untuk didengarkan.

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke