Kenapa Al-Qur’an Menggunakan Bahasa Arab

Daftar Isi

Diasuh Oleh KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad


PERTANYAAN:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

  1. Al-Qur’an merupakan kalam Ilahi, sedangkan di seluruh dunia bahasa bukan hanya bahasa Arab. Kenapa Allah menurunkan kitab-Nya menggunakan bahasa Arab? Adakah maksudnya?

JAWABAN:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

  1. Bukan tanpa alasan Allah menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa penghantar kitab suci-Nya, di antaranya sebagai penguji keimanan manusia.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

MARAJI’:

Al-Qur’an merupakan kalam ilahi dengan berbahasa Arab yang jelas, diturunkan melalui Jibril kepada Nabi Muhammad sebagai peringatan (petunjuk) bagi arah hidup umat manusia. Setidaknya ada empat keutamaan Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab di samping fungsi dan tujuan yang dimiliki kenapa ia diturunkan dalam bahasa tersebut.

  1. Berfungsi Sebagai Ujian Keimanan Manusia

Allah memilih bahasa Arab sebagai bahasa kitab suci-Nya bukan tanpa alasan, melainkan karena Allah bermaksud sedang menguji keimanan manusia apakah mereka benar-benar meyakini bahwa Al-Qur’an benar-benar kalam Ilahi. Dengannya (bahasa Arab) Allah akan menyesatkan manusia dan juga dengannya Allah akan memberi hidayah manusia, Allah berfirman,

وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ. وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ. نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ. عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ. بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ. وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ. أَوَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ آيَةً أَنْ يَعْلَمَهُ عُلَمَاءُ بَنِي إِسْرَائِيلَ. وَلَوْ نَزَّلْنَاهُ عَلَىٰ بَعْضِ الْأَعْجَمِينَ. فَقَرَأَهُ عَلَيْهِمْ مَا كَانُوا بِهِ مُؤْمِنِينَ. كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ

“Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas. Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya? Dan kalau Al Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab, lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya. Demikianlah Kami masukkan Al Quran ke dalam hati orang-orang yang durhaka. (QS. Asy-Syu’ara’: 191-200)

  1. Berfungsi Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan

حم. تَنْزِيلٌ مِنَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. كِتَابٌ فُصِّلَتْ آيَاتُهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ. بَشِيرًا وَنَذِيرًا فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ. وَقَالُوا قُلُوبُنَا فِي أَكِنَّةٍ مِمَّا تَدْعُونَا إِلَيْهِ وَفِي آذَانِنَا وَقْرٌ وَمِنْ بَيْنِنَا وَبَيْنِكَ حِجَابٌ فَاعْمَلْ إِنَّنَا عَامِلُونَ

Haa Miim,  Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang MENGETAHUI, yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling, tidak mau mendengarkan. Mereka berkata: “Hati kami berada dalam tutupan (yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja (pula).” (QS. Fussilat: 1-5)

Dapat disebut sebagai kaum yang mengetahui bila ia memiliki pengetahuan dari sumber ilmu pengetahuan yakni Al-Qur’an yang berbahasa Arab. Darinya banyak yang dapat digali; mulai dari ilmu tata bahasa, ilmu sastra, ilmu logika dan lain sebagainya.

  1. Berfungsi Sebagai Media Kecerdasan (inteligensi)

Keutamaan bahasa Arab lainnya adalah mencerdaskan. Ada dua ayat yang menegaskan ini,

الر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ. إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ. نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَٰذَا الْقُرْآنَ وَإِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِينَ

“Alif, laam, raa. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al Quran) yang nyata (dari Allah). Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu MEMAHAMInya. Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Quran ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan)nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui. (QS. Yusuf: 1-3)

Dalam ayat lainnya,

حم. وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ. إِنَّا جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ. وَإِنَّهُ فِي أُمِّ الْكِتَابِ لَدَيْنَا لَعَلِيٌّ حَكِيمٌ

“Haa Miim. Demi Kitab (Al Quran) yang menerangkan. Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu MEMAHAMI(nya). Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.” (QS. Az-Zukhruf: 1-4)

Dalam ayat di atas Allah SWT. menegaskan bahwa tujuan diturunkan Al-Qur’an menggunakan bahasa Arab tiada lain agar manusia memfungsikan akalnya untuk berfikir. Kata aqal dalam Al-Qur’an selalu digunakan dalam bentuk kata kerja, kata yang bermakna aktivitas yang terus berproses. Dengannya kecerdasan manusia akan meningkat bila mau digunakaan.

  1. Berfungsi Sebagai Sarana Peningkatan Spiritualitas

Keutamaan bahasa Arab yang keempat, memiliki fungsi spiritual. Dalam sebuah ayat disebutkan sebagai berikut:

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ. قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ. ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَجُلًا فِيهِ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka BERTAKWA. Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); Adakah kedua budak itu sama halnya? Segala puji bagi Allah tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (QS. Az-Zumar Ayat 27-29)

Sangat jelas dan tegas bahwa Al-Qur’an disampaikan menggunakan bahasa Arab bertujuan agar kita semua semakin bertakwa. Sedangkan ketakwaan merupakan manifestasi dari spiritualitas manusia.