Hukum Tergesa-gesa Karena Mengejar Shalat Jamaah”

Pertanyaan;

Apa hukum berjalan atau berlari dengan tergesa-gesa karena mengejar shalat jamaah sebab kawatir tertinggal?

Jaawaban;

Hukumnya makruh berjalan atau berlari dengan tergesa-gesa karena mengejar shalat jamaah sebab kawatir tertinggal. Nabi shallallahu’alaihi wasallam melarang berjalan menuju masjid dengan tergesa-gesa walaupun shalat sudah didirikan. Dalam sebuah Hadits diriwayatkan bahwa ketika jamaah shalat yang dipimpin oleh Nabi sedang dilaksanakan tiba-tiba Nabi mendengar suara kegaduhan beberapa orang. Susai shalat jamaah Nabi menanyakan hal tersebut pada para jamaah,

مَا شَأْنُكُم؟ قَالُوْا: اِسْتَعْجَلْنَا إِلىَ الصَّلاَةِ. فَقَالَ: فَلاَ تَفْعَلُوْا, إِذَا أَتَيْتُمْ إِلَى الصَّلاَةِ فَعَلَيْكُمْ بِاالسَّكِيْنَةِ  فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوْا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوْا

“Apa yang terjadi pada kalian?” Mereka menjawab, “Kami tergesa-gesa menuju shalat.” Rasulullah menegur mereka, “Janganlah kalian lakukan hal itu. Apabila kalian mendatangi shalat maka hendaklah berjalan dengan tenang, dan rakaat yang kalian dapatkan shalatlah dan rakaat yang terlewat sempurnakanlah” (Hadits Riwayat Bukhari Nomor 635 dan Muslim Nomor 437)

Berjalanlah menuju masjid dengan langkah yang tenang dan sopan walaupun akhirnya tertinggal jamaah shalat. Jangan kemudian kita tergesa-gesa mengejar shalat jamaah kemudian menyebabkan kegaduhan di masjid dan menimbulkan perselisihan dengan sesama jamaah karena berebut shaf shalat. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا سمعتم الإقامة فامشوا إلى الصلاة وعليكم السكينة والوقار، ولا تُسرعوا

“Apabila kalian mendengar iqamah, berjalanlah menuju shalat dan kalian harus tenang, dan jangan buru-buru..” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dengan berjalan tenang kita tetap akan mendapatkan banyak pahala. Karena setiap langkah kaki kita dicatat sebagai pahala dan menghapus dosa.

Baca juga; Adab Pergi ke Masjid

Bagikan Artikel Ini Ke