Hukum Mendahului Gerakan Imam Jamaah Shalat”

Pertanyaan;

Apa hukum mendahului gerakan imam saat shalat jamaah?

Jaawaban;

Hukum mendahului gerakan imam saat shalat jamaah adalah makruh walaupun tidak sampai membatalkan nilai jamaah. Sebab seorang imam diangkat untuk diikuti, sebaiknya jamaah shalat tidak menyelisihi Imam shalat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا جُعِلَ الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَلَا تَخْتَلِفُوا عَلَيْهِ فَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا أَجْمَعُونَ

“Sesungguhnya imam hanya untuk diikuti, maka janganlah menyelisihnya. Apabila ia ruku’, maka ruku’lah. Dan bila ia mengatakan ‘sami’allahu liman hamidah’, maka katakanlah,’Rabbana walakal hamdu’. Apabila ia sujud, maka sujudlah. Dan bila ia shalat dengan duduk, maka shalatlah kalian dengan duduk semuanya“. (Hadits Riwayat Bukhari Nomor 734)

Ada ancaman bagi mereka yang dengan sengaja mendahului gerakan imam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

َ أَمَا يَخْشَى الَّذِي يَرْفَعُ رَأْسَهُ قَبْلَ الْإِمَامِ أَنْ يُحَوِّلَ اللَّهُ رَأْسَهُ رَأْسَ حِمَار

“Tidakkah orang yang mengangkat kepalanya sebelum imam takut jika Allah akan mengubah kepalanya menjadi kepala keledai? “(Hadits Riwayat Bukhari Nomor 691)

Baca juga;

Adab Shalat Berjamaah di Masjid

Adab Shalat Berjamaah

Adab Berada di Masjid

Bagikan Artikel Ini Ke