Dalil Tentang Pandangan Mata Tertuju Pada Telunjuk Saat Duduk Tasyahud dalam Shalat%

Pandangan mata saat tasyahud awal dalam shalat sesuai yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam diarahkan pada jari telunjuk. Maksdunya, disunnahkan saat duduk tasyahud awal pandangan diarahkan ke arah isyarat telunjuk. Berdasarkan riwayat dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu,

وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ الَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ فِي الْقِبْلَةِ، وَرَمَى بِبَصَرِهِ إِلَيْهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berisyarat dengan jari telunjuknya ke arah kiblat, dan beliau mengarahkan pandangannya ke arah jarinya.” (HR. Nasa’i)

Dalam sebuah riwayat Hadits diesbutkan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ فِي التَّشَهُّدِ وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَيَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَلَمْ يُجَاوِزْ بَصَرُهُ إِشَارَتَهُ

“‘Amir bin Abdullah bin Az Zubair dari Bapaknya berkata; Rasulullah jika duduk tasyahud meletakkan tangannya di atas paha kanan dan meletakkan tangan kirinya di atas pahanya yang kiri, menunjuk dengan telunjuknnya dan pandangan mata beliau tidak melewati telunjuknya.” (Hadits Riwayat Ahmad Nomor 15518, Abu Daud Nomor 8370, Muslim Nomor 911)

Baca selengkapnya;

Kupas Tuntas Duduk Iftirasy pada Tasyahud Awal dalam Shalat

Kupas Tuntas Duduk Tawaruk pada Tasyahud Akhir dalam Shalat

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke