Dalil Tentang Lafadz Doa Setelah Adzan

Sedangkan redaksi doa setelah adzan sebagaimana yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah seperti yang terdapat dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang membaca ketika mendengar adzan; “ALLAHUMMA ROBA HADZIHID DA’WAATIT TAAMMAH WAS SHALATIL QOOIMAH ATI MUHAMMADANIL WASILATA WAL FADHIILAH WAB’ATSHU MAQOOMAM MAHMUDANIL LADZI WA’ADTAHU” (Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna ini dan shalat yang didirikan berilah Muhammad wasilah dan keutamaan dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan padanya) melainkan ia akan mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat.” (Hadits Bukhari Nomor 4350)

Dalam riwayat Imam Albaihaqi, diakhir doa tersebut ada tambahan kalimat; ‘Innaka la tukhliful mi’ad’. Dengan demikian, setelah adzan selesai, kemudian membaca shalawat dan doa sebagai berikut;

اللَّهُمَّ صَل وَسَلمْ عَلَى سَيدِنَا مُحَمدٍ وَعَلىَ اَلِ سَيدِنَا مُحَمدٍ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد

“Allahumma shalli ala sayyidina muhammadin wa ala ali sayyidina muhammad. Allahumma rabba hadzihid da’watit tammah was shalatil qoimah ati muhammadanil wasilata wal fadhilah wab ‘asthu maqomam mahmudanil ladzi wa ‘attah innaka la tukhliful mi’ad.”

Jelaslah bahwa amalan yang dianjurkan saat adzan berkumandang adalah berdoa. Sebab doa yang dipanjatkan setelah mendengarkan dan menjawab adzan akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke