Dalil Tentang Bentuk dan Posisi Duduk Tawaruk dalam Shalat%

Gambaran dudu iftirasy sebagai berikut; Dalam sebuah riwayat Hadits diesbutkan,

ثُمَّ جَلَسَ فَافْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَأَقْبَلَ بِصَدْرِ الْيُمْنَى عَلَى قِبْلَتِهِ وَوَضَعَ كَفَّهُ الْيُمْنَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُمْنَى وَكَفَّهُ الْيُسْرَى عَلَى رُكْبَتِهِ الْيُسْرَى وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ

“Seusainya (sujud) beliau duduk iftirasy (duduk di atas kaki kiri) dengan menghadapkan punggung kaki kanan ke arah kiblat, dan meletakkan telapak tangan kanan di atas lutut kanan, dan telapak tangan kiri di atas lutut kiri, sambil menunjuk dengan jari (telunjuk) nya.“ (Hadits Riwayat Abu Daud Nomor 627 dari Abu Humaid)

Sedangkan gambara duduk tawaruk sebagai berikut; Semua anggota tubuh saat duduk tawaruk sama dengan model duduk iftirasy hanya sedikit merubah posisi telapak kaki kiri yang asalnya diduduki pantat menjadi dimasukkan di bawah pergelangan kaki kanan, Dalam sebuah riwayat Hadits diesbutkan,

حَتَّى إِذَا كَانَتْ السَّجْدَةُ الَّتِي فِيهَا التَّسْلِيمُ أَخَّرَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَقَعَدَ مُتَوَرِّكًا

“Ketika beliau duduk (tahiyyat) yang terdapat salam, beliau merubah posisi kaki kiri dan duduk secara tawaruk (duduk dengan posisi kaki kiri masuk ke kaki kanan).“ (Hadits Riwayat Abu Daud Nomor 627 dari Abu Humaid)

وَاللهَ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

 

Oleh: KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad

Bagikan Artikel Ini Ke